Iran menangkap anggota senior ISIS dan dua orang lainnya yang dituduh merencanakan serangan Ramadhan

IklanIklanTimur Tengah+ IKUTIMengubah lebih banyak dengan myNEWSUMPAN berita yang dipersonalisasi dari cerita yang penting bagi AndaPelajari lebih lanjutDuniaTimur

    Tengah

  • Mohammad aker, yang dikenal sebagai ‘Ramesh’, dan dua lainnya ditangkap di Karaj, sebelah barat ibukota Teheran, menyusul bentrokan
  • Negara Islam, yang menyimpan kebencian mematikan terhadap sekte Syiah yang dominan di Iran, mengaku bertanggung jawab atas dua ledakan di Iran pada bulan Januari

Timur Tengah+ FOLLOWReuters+ FOLLOWPublished: 4:58pm, 6 Apr 2024Mengapa Anda bisa percaya SCMPIranian police pada hari Sabtu mengumumkan penangkapan seorang agen senior ISIS dengan dua anggota kelompok lainnya yang dituduh merencanakan serangan bunuh diri selama perayaan minggu depan yang menandai akhir bulan suci Ramadhan.

Polisi mengatakan Mohammad aker, yang dikenal sebagai “Ramesh”, dan dua lainnya ditangkap di Karaj, sebelah barat ibukota Teheran, menyusul bentrokan, menurut media Iran. Delapan orang lainnya yang menemani orang-orang itu juga ditahan, kata mereka.

ISIS, yang menyimpan kebencian mematikan terhadap sekte Syiah yang dominan di Iran, mengaku bertanggung jawab atas dua ledakan di Iran pada Januari yang menewaskan hampir 100 orang dan melukai puluhan orang pada peringatan yang menandai ulang tahun keempat pembunuhan komandan tertinggi Qassem Soleimani di Irak pada 2020 oleh pesawat tak berawak AS.

04:03

Mengapa ISIS-K menargetkan Rusia dalam serangan konser Moskow

Iran

menangkap 35 orang pada bulan Januari, termasuk seorang komandan cabang ISIS yang berbasis di Afghanistan Isis-Khorasan (ISIS-K), yang katanya terkait dengan pemboman kembar pada 3 Januari di kota tenggara Kerman.

Pada 22 Maret, dalam serangan paling mematikan di Rusia dalam 20 tahun, orang-orang bersenjata melepaskan tembakan dengan senjata otomatis ke sebuah gedung konser dekat Moskow, menewaskan sedikitnya 144 orang dalam amukan yang diklaim oleh ISIS.

Sumber-sumber intelijen AS mengatakan ISIS-K telah melakukan serangan 3 Januari di Iran dan penembakan 22 Maret di Moskow.

Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada Reuters bahwa Iran telah memberi tahu Rusia tentang kemungkinan serangan besar di wilayahnya

Pada tahun 2022, ISIS bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah kuil Syiah di Iran yang menewaskan 15 orang. Serangan sebelumnya yang diklaim oleh ISIS termasuk pemboman kembar pada tahun 2017 yang menargetkan parlemen Iran dan makam pendiri Republik Islam, Ayatollah Ruhollah Khomeini.

ISIS pernah menduduki sebagian besar wilayah Irak dan Suriah, memaksakan pemerintahan teror dan menginspirasi serangan serigala tunggal di negara-negara Barat.2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *